Setelah MUI sekarang PGI dan KWI

Baru saja saya membaca berita terkait Pemilu 2009, PGI dan KWI menyerukan kepada umat Kristiani agar tidak golput pada pemilu legislatif tgl 9 April. Pada acara doa bersama untuk kesuksesan pemiu yang diprakarsai Pemprov Sulawesi Tengah ini, Pastor Jimmy Pangkey menyerukan tidak ada alasan untuk golput pada pemilu, sambil mengutip salah satu ayat Alkitab untuk mempertegas seruannya.
Seperti beberapa waktu yang lalu, ketika Majelis Ulama Indonesia mendahului dengan mengeluarkan fatwa haram golput langsung saja mendapat tanggapan yang berbeda dari masyarakat. Bahkan menuai kontroversi seputar fatwa tersebut. Sekali lagi dipertegas bahwa memilih adalah HAK setiap warga negara dan tentu masing – masing orang punya alasan sendiri untuk menggunakan hak pilihnya atau tidak. Sekarang diperhadapkan pada sebuah kata dosa. Uh, dosa betapa gampang dirimu datang dari mulut manusia.

Selebihnya para pemuka agama memang berkewajiban untuk membimbing umatnya sesuai ajaran agama masing – masing, tapi bukan berarti harus memaksakan. Apalagi mengatasnamakan dosa atau Tuhan. Woww.. Apakah kata dosa begitu menakutkan bagi orang yang golput pada pemilu nanti?
Siapa yang bisa memastikan seseorang berdosa atau tidak ketika goluput?
Silahkan saja pak Pendeta!!
Saya sendiri golput, murni!. Oh iya, untuk mencegah kecurigaan kepada saya, saya memberitahukan bahwa saya adalah seorang Protestan. Jadi jangan sampai menganggap saya melecehkan pendeta, karena saya bukan nasrani.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s